Lontong Kupang dalam Bidikan Smartphone

Tren masa kini adalah foto dulu makananmu sebelum dimakan. Perut lapar tunda dulu demi sebuah foto yang ciamik. Apalagi kebiasaan ini semakin didukung dengan kamera yang menghasilkan gambar bagus. Kalau saya males aja jajan ke warung kaki lima Surabaya sambil angkat-angkat kamera gede, mending ngantongin ASUS ZenFone aja gampang. Smartphone yang saya pakai buat cekrak-cekrek ini adalah Asus ZenFone 6 dengan PixelMaster Camera belakang 13MP dan kamera belakang 2MP sudah cukup memuaskan hasilnya.

Berbicara mengenai Surabaya, pasti tak lepas dari kata makanan. Dari belut, bebek, bakmie, lontong balap, lontong kikil, lontong kupang, sampe sate klopo pun ada dan tidak dijumpai di kota lain. Seandainya ada pun, rasanya pasti berbeda. Beberapa nama makanan yang saya sebut di atas bahkan memang tidak tersedia di kota lain, contohnya lontong kupang. Lalu apa sih istimewanya Lontong Kupang dibanding makanan Jawa Timur lainnya? Continue reading

Belajar Mengelola Keuangan Bersama Sun Life Financial Indonesia

Pada hari Minggu, 12 September 2015 lalu di Arthotel diadakan acara Jumpa Blogger Sun Life Bersama Alviko Ibnugroho. Acara seminar bertajuk “Yuk Kelola Keuangan dengan Bijak” ini berlangsung selama kurang lebih 3jam. Masing-masing peserta diberikan satu lembar kertas berisikan beberapa pertanyaan yang harus dijawab untuk kemudian dikumpulkan sebelum acara seminar dimulai. Isi pertanyaan tersebut salah satunya adalah “Saya sudah kaya, jika?” Continue reading

Loko Baru di Gubeng Baru

DSC01992-1Hari Rabu, 15 April 2015 kemarin ceritanya saya diundang oleh PT. Reska Multi Usaha (yang notabene masih anak perusahaan PT. KAI) untuk silaturahmi dan incip-incip di Loko Kafe. Kafe yang terletak di dalam area Stasiun Gubeng Baru ini memang masih baru dibuka tanggal 10 April 2015 lalu. Kafe yang konsep industrial modern classic ini buka dari pukul 06:00 – 22:00 wib. Mau tahu selanjutnya? Continue reading

Surabaya dan Pasar Malam

Disclaimer: Tulisan di bawah ini murni pendapat saya sebagai pendatang & penghuni tidak tetap di Surabaya. Apabila ada kekeliruan, mohon koreksi. Sekian dan terima saran.

Sudah hampir dua tahun ini saya menjadi pendatang dan penghuni tidak tetap di Surabaya. Selama hampir dua tahun pula saya banyak mendapat kejutan dari kota ini. Kota yang menurut berita merupakan kota terbesar kedua di Indonesia ini ternyata kaya dengan keunikan. Mau tahu keunikannya? Continue reading

Kisah Penjaga Counter HP

Setelah 3 tahun lebih, akhirnya si Arc S koleps juga. Jadi hari Sabtu kemarin saya keliling SCC Matahari Plaza Simpang Lima Semarang buat cari gantinya. Setelah keliling, akhirnya mampir ke counter berlogo “matahari kuning” yang di lantai dasar.

Mas-mas penjaga (MMP): Cari apa, mbak?
Saya (S): Asus Fonepad 7 ME175CG ada, mas?
MMP: Wah kosong, adanya yang FE. Harganya 1,4.
S: Waduh saya carinya yang ME, je. Ada contoh demonya gak, mas?
MMP: Gak ada, mbak.
S: Ya wes, makasih ya, mas..
Saya tidak lalu pergi dari toko itu, tapi berhubung banyak demo hp dan tablet yang bisa dicoba ya saya coba-coba. Saya jalan ke arah demo Samsung S tablet. Pas coba-coba, ada mbak-mbak nyapa tapi suaranya rada ketus.

Mbak-mbak Penjaga (MMP): Cari apa? (suaranya rada ketus)
Saya (S): (melihat si mbak lagi melotot tanpa senyum) Asus Fonepad ME175CG. Tad (belum selesai ngomong)
MMP: Tinggal 1
S: Hmm? Tadi kata masnya kosong tuh. (mrenges)
MMP: Udah lama di sini to? Masih ada 1 kok. (Sambil ngotot dan melotot)
S: Serius ada yang ME? Bukan FE lho.. Coba liat *nyengir*
Si MMP entah kemana, sepertinya cek ke gudang. Tak berapa lama dia kembali sambil judes dan ngeyel ngomong:

MMP: Ada kok 1, harganya 1,4. (sambil sinis)
S: hah? Yakin tuh ada? Bener yang ME Harganya 1,4? Serius? (senyum)
MMP: Iya, yang ME 1,4 (sinis)
S: Masak sih? kok murah ya di sini. Di tempat lain yang 1,4 itu harganya yang FE lho. Yang ME harganya 2juta. Beneran? (ngakak kecil)
Si mbak masuk ke gudang lagi. Tak lama kembali ke saya.
MMP: Yang ME kosong. (sambil sinis dan melotot seakan ngusir “udah sono lu buruan pergi”)
S: Hahaha tadi kan udah tak bilang kosong hahaha
Lalu saya keluar toko sambil cerita ke Suami dan ketawa ngakak.

===============
Kisah kedua. Malam ini sebuah counter HP & laptop di Plaza Marina.

Angki (A): Ada Asus Fonepad ME175cg, mas?
MMP: Yang ME kosong, adanya yang FE. (Sambil ngasih kerdus Asus Fonepad FE)
A: Contohnya gak ada, mas?
MMP : Waduh gak ada mas kalau contoh. Paling nyobain punya karyawan di sini kalau mau. Tapi yang punya ME orangnya adanya kalau pagi.
S: Harganya berapa ya, mas?
MMP: Yang FE itu 1,4, mbak. Kalau yang kosong ME175 itu harganya di kita 1,75.
S: Wah beneran mas yang ME harganya 1,75? Soalnya di tempat lain lebih mahal.
MMP: Iya, mbak. Tapi ya itu barangnya kosong. Tapi kalau mau coba, besok datang siang aja.
S: Oh ya udah. Makasih, mas.
MMP: Ya.. (senyum)

=================

Pelajaran dari ketiga menjaga counter hp di atas adalah pelanggan yang tanya, lebih enak jika dilayani dengan senyum. Jika memang niat melayani, layanilah tanpa ngotot.. Hahaha..
Semoga mbak penjaga counter di atas hari itu hanya sedang tidak enak hati aja karena lebaran kok kerja.

Maaf lahir batin ya, maaf gak bisa balas segala chat dikarenakan si pinky koleps duluan. Semoga liburan kalian kemarin menyenangkan.. 😀

Cakarnya Lapindo

Cakar Lapindo

Cakar Lapindo

Sudah baca postingan saya sebelumnya yang berjudul “Nasi Goreng Sewajan”? Nah kali ini yang akan bahas sama-sama kuliner pedas. Mungkin orang Jawa Timur ini suka dengan yang pedas-pedas, makanya rata-rata makanan yang ada di sini pedas.

Sasaran saya kali ini adalah sebuah warung di daerah Sidoarjo kota, tepatnya di Jl. GOR Barat, SIdoarjo (lingkar barat). Aneka sajian cakar atau ceker ayam disajikan dalam rasa pedas, asam manis, goreng, dll. Yang paling khas adalah Cakar pedas. Bumbu pedasnya mirip seperti sambal sampah atau kalau dalam bentuk minuman adalah sebangsa wedang uwuh. Cabe pedas, daun jeruk, Serai, dicampur jadi satu. Continue reading