Sinergi antara Lunpia Delight dan Blue Bird

Sinergi antara Lunpia Delight dengan Blue Bird

Lunpia Delight sebagai pintu gerbang kuliner Kota Semarang terus berusaha memberikan yang terbaik baik pelanggan setianya. Salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan Blue Bird sebagai perusahaan transportasi dengan jaringan cukup luas. Hari Rabu tanggal 08 Maret 2017 kemarin terjadi penandatanganan Memory of Understanding (MoU) antara Lunpia Delight dengan Blue bird. Kesepakatan kerjasama yang ditandatangani oleh Cik Me Me selaku pemilik Lunpia Delight dengan Bapak R. Nurwijaya selaku Branch Manager Blue Bird Group Area Semarang – Yogya ini bertempat di Lunpia Delight, Jl. Gajahmada 107 Semarang. Mau tahu lanjutannya? Continue reading

Lontong Kupang dalam Bidikan Smartphone

Tren masa kini adalah foto dulu makananmu sebelum dimakan. Perut lapar tunda dulu demi sebuah foto yang ciamik. Apalagi kebiasaan ini semakin didukung dengan kamera yang menghasilkan gambar bagus. Kalau saya males aja jajan ke warung kaki lima Surabaya sambil angkat-angkat kamera gede, mending ngantongin ASUS ZenFone aja gampang. Smartphone yang saya pakai buat cekrak-cekrek ini adalah Asus ZenFone 6 dengan PixelMaster Camera belakang 13MP dan kamera belakang 2MP sudah cukup memuaskan hasilnya.

Berbicara mengenai Surabaya, pasti tak lepas dari kata makanan. Dari belut, bebek, bakmie, lontong balap, lontong kikil, lontong kupang, sampe sate klopo pun ada dan tidak dijumpai di kota lain. Seandainya ada pun, rasanya pasti berbeda. Beberapa nama makanan yang saya sebut di atas bahkan memang tidak tersedia di kota lain, contohnya lontong kupang. Lalu apa sih istimewanya Lontong Kupang dibanding makanan Jawa Timur lainnya? Continue reading

Review: Classic Coffee & Barberbox

Tampak luar kafe. sumber ig Classycoffeebarberbox

Tampak luar kafe. sumber ig Classycoffeebarberbox

Kafe yang menyuguhkan pertandingan bola sudah banyak hadir di Semarang, tapi belum ada yang mengusung bola menjadi tema kafe. Classic Coffee and Barberbox (CCB) hadir membawa nuansa baru perkafean di Semarang. Konsep one stop leisure, cozy, and healthy sengaja dihadirkan untuk menarik pengunjung. One stop leisure, cozy, and healthy yang dimaksud adalah tempat nongkrong yang nyaman, menu makanan lezat dengan harga terjangkau, fasilitas hiburan, seperti karaoke dan layar besar untuk nonton bareng (nobar), serta hairstyling untuk pria dan wanita. CCB bahkan meyediakan jersey klub bola untuk menambah koleksi pecinta bola. Mau tahu selengkapnya? Continue reading

Starbucks Hadir di Rest Area Semarang-Solo

img-20160924-wa0018

Jalan tol yang rencananya menghubungkan Semarang dan Solo itu akhirnya punya rest area. Bisa dibayangkan kalau jalan sepanjang itu tanpa rest area? Kebelet pipis bikin bingung, laper bikin ngamuk, haus mikir lemes, bosen bikin ngantuk, lalu jadi galau kemudian baper di jalan. Ribet kan ya kalau kejadian itu semua. Sepanjang perjalanan hanya pemandangan pun terkadang tidak menyegarkan mata yang ngantuk, sementara pikiran harus tetap fokus pada kemudi. Masalah pun teratasi! Rest area sudah dibuka dan di sana ada tempat istirahat sembari ngopi enak. Mau tau? Continue reading

Makan Bandeng Tanpa Ribet Duri

Jpeg

Jpeg

Penyakit tiap pagi saya sekarang adalah selalu diribetkan oleh pertanyaan “hari ini masak apa ya?”. Terkadang pertanyaan itu sudah terjawab malam sebelumnya ketika ada makanan di kulkas yang tinggal dimasukin microwave atau tinggal cetetin kompor. Tapi paling males kalau mbak belanjan yang lewat depan rumah dateng lalu menawarkan bandeng. Menurut saya, bandeng itu temannya mujaher. Enak tapi paling males kalau ketemu durinya. Kalau harus mempresto dulu bandengnya, rasanya kelamaan ya sementara si anak lagi butuh banyak perhatian. Kalau beli ya harganya lumayan juga dan bakal bosen kalo isinya banyak. Tapi sekarang saya nemu solusinya! Mau tahu? Continue reading

10 Resto dengan Kursi Anak di Citraland Semarang

Kursi makan anak punya Starbuck

Kursi makan anak punya Starbuck. Blur? Sengaja! Lihat aja sendiri

Tidak semua pengusaha makanan peduli pada pengunjung, terutama anak-anak. Pengunjung yang beramai-ramai datang juga tidak mampu membuat pengusaha tersebut lalu peduli pada anak-anak. Padahal bisa jadi si anak-anak tersebut adalah sumber ide orangtuanya untuk mampir ke resto tersebut. Harga kursi anak yang tidak seberapa masih dirasa mahal mungkin oleh beberapa pengusaha resto sehingga mereka malas membeli & menyediakan di tempat usaha mereka. Dengan uang senilai Rp. 299.000,00 pengusaha tersebut bisa mendapatkan kursi makan produk Informa buat pengunjung anak. Nah kan tidak mahal harganya buat pengusaha sukses yang sudah didatangi banyak tamu di restonya. Mau tahu lanjutannya? Continue reading