Belajar Mengelola Keuangan Bersama Sun Life Financial Indonesia

Pada hari Minggu, 12 September 2015 lalu di Arthotel diadakan acara Jumpa Blogger Sun Life Bersama Alviko Ibnugroho. Acara seminar bertajuk “Yuk Kelola Keuangan dengan Bijak” ini berlangsung selama kurang lebih 3jam. Masing-masing peserta diberikan satu lembar kertas berisikan beberapa pertanyaan yang harus dijawab untuk kemudian dikumpulkan sebelum acara seminar dimulai. Isi pertanyaan tersebut salah satunya adalah “Saya sudah kaya, jika?”

Acara diawali dengan presentasi mengenai sejarah Sun Life Financial Indonesia yang telah selama 78 tahun tumbuh di tengah masyarakat. Dengan total aset senilai 6,15 Triliun, Sun Life Indonesia memiliki visi menjadi salah satu dari 10 perusahaan asuransi jiwa di Indonesia. Dengan program CSR “Sun Bright”, Sun Life berusaha menjaga komunikasi antara perusahaan dengan masyarakat. Untuk lebih lengkapnya mengenai produk yang dimiliki Sun Life, anda bisa datang ke kantornya di Jl. Diponegoro, Surabaya. Sun Life Financial Indonesia juga sudah memiliki produk berbasis syariah.

Selepas pandang mengenai sejarah Sun Life, acara seminar pun dimulai. Bapak Alviko Ibnugroho melemparkan pertanyaan pembuka pada para blogger yang hadir siang itu: Kalau dapat uang Rp 100 juta, dan uang ini bukan penghasilan rutin, Anda mau apakan uang ini? Beragam jawaban terlontar, mulai dari deposito, menikah, ditabung, naik haji, belanja emas, hingga membeli properti. Jawaban terbanyak adalah ditabung. Dari survey kecil ini kemudian Pak Alviko berpendapat bahwa Orang Indonesia itu paling takut kalau disuruh berinvestasi, tapi keinginannya tinggi. Jadi uang yang 100juta tadi hanya disimpan di Bank, tanpa diinvestasikan. Apabila dipakai untuk usaha, maka takut rugi dan tidak ada modal untuk investasi.

Bapak Alviko pun menjelaskan bahwa Finansial life cycle dibagi menjadi 3 bagian, yaitu: 1.) Punya banyak waktu, tapi uang sedikit, 2.) Punya sedikit waktu, tapi banyak uang, dan 3.) Waktunya sedikit, tapi duitnya banyak. Ketiga cycle tersebut memiliki 3 fase usia yang berbeda. Cycle pertama berada difase usia 20-25 tahun, fase kedua usia 25-35 tahun, dan yang terakhir pada fase usia 35-50 tahun.

Penjelasan berikutnya berkisah pada sebuah pemikiran mengenai “Kaya”. “Saya sudah kaya, jika?” Penjelasan pak Alviko adalah kaya atau tidaknya seseorang itu bergantung pada pemikiran pribadinya. Pemikiran mengenai “Kaya” ini yang kemudian akan membawa kita menjadi orang sukses. Ada 8 dosa manusia dalam mengatur keuangan, termasuk di dalamnya adalah beberapa mitos yang beredar di masyarakat, seperti: 1.) kalau mau kaya, jadilah karyawan, 2.) Banyak orang malas mengatur duit, mereka lebih suka memikirkan karier, karya, dan gaji, 3.) Orang yang selalu berbicara mengenai uang, dianggap tidak idealis, 4.) Menjadi blogger/profesi “khusus” itu hobi saja, bukan profesi yang menghasilkan finansial, dan banyak mitos lainnya. Patahkan mitos! Itu kunci sukses menurut pak Alviko. Manfaatkan sekecil apapun uang yang anda punya untuk berinvestasi. Bukan berarti uang yang anda miliki kemudian hanya untuk berinvestasi tanpa memikirkan kebutuhan primer, utamakan kebutuhan primer dan siasatilah ketika membelanjakannya. Misalnya ketika anda harus berbelanja kebutuhan bulanan, siasatilah dengan berbelanja sepulang anda mengantor dan saat toko hampir tutup. Otomatis anda akan berbelanja dengan berkejar-kejaran waktu tutup dan fokus pada kebutuhan yang benar-benar harus dibeli. Contoh lain adalah ketika anda ingin pergi ke mall, usahakan untuk makan di rumah terlebih dahulu. Hal ini lumayan berguna untuk mengirit anggaran untuk makan di mall. Ingatlah bahwa irit bukan berarti pelit! Untuk hal-hal yang tidak bisa diirit, buatlah anggaran. Sisakan untuk menabung dalam jumlah yang tetap setiap bulannya dan tidak usah dipikirkan berapa jumlah yang telah tertabung. Pesan Pak Alviko di akhir acara adalah “Buatlah perubahan yang sangat besar!”

Acara seminar tidak hanya diisi dengan pembahasan materi saja, beberapa pertanyaan dilemparkan pemandu acara sebagai kuis untuk peserta. Untuk peserta live tweet juga disediakan hadiah berupa smartphone, tak lupa undian doorprize untuk peserta yang hadir.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s