Ananda Rifqia Kinanti, panggil saja Kian!

Selasa, 09 Juni 2015. Karena sudah kepengen bakso dari siang, sore itu selepas maghrib saya berencana makan bakso langganan yang jualan di ujung jalan masuk perumahan. Selepas mandi sore tetiba perut rasanya kenceng buat jalan, padahal perut laper. Akhirnya stater motor & meluncurlah ke ujung gang demi semangkok bakso yg dibungkus. Saat menunggu bakso siap, perut rasanya sudah berat sekali & tidak kuat berdiri, tapi tetap saya paksakan sampai pulang ke rumah dengan selamat. Semangkok bakso pun pindah ke perut. Adzan isya’ berkumandang. Setelah shalat & menelpon bapaknya Kian, saya tiduran sambil nonton tv sampai akhirnya sekitar jam 21:00 wib listrik kompleks padam & saya tidak bisa tidur. Perut mulai tidak nyaman, logika saya karena sambel yang terlalu banyak sehingga saya bolak balik ke kamar mandi. Sampai jam 00:00 wib listrik tak kunjung menyala dan hujan yang hanya lewat tadi sudah lama kering. Akhirnya jam 00:47 wib listrik menyala kembali & saya bisa tertidur. Mau tahu berikutnya? Continue reading

Advertisements