Loen_Jak

Loen_Jak itu ya Loenpia Jakarta. Orang-orang Semarang atau yang punya keterkaitan dengan Semarang dan sedang bekeperluan jangka panjang di Jakarta. Tempat kumpul paling sering di 3A foodcourt Plaza Semanggi (pojokan dekat jendela) dan Roba Edy Al-Azhar, sedangkan tempat lain bergantung situasi dan kondisi. Waktu kumpul pun tak tertebak. Sering juga di Jumat malam dengan tema JAMU.

Seiring bertambahnya tahun, anggota Loen_Jak semakin bertambah. Sempat mengalami krisis juga di awal tahun 2011, namun kembali berjaya dipertengahan tahun hingga sekarang. Tidak hanya sekedar kumpul, tapi Loen_Jak juga mengenal KoLuKa. Sementara masih disekitar Bogor. Komunikasi dengan para Loen_Jak ini mudah sekali, tinggal lempar ajakan ke Line Group dan terjadilah perkumpulan. Jika kalian orang Semarang yang tinggal di Jakarta, gabung aja sama mereka. Mention aja via twit @Loen_Jak atau gabung dulu ke milis Loenpia. Kumpul sama mereka percaya deh berasa Jakarta rasa Semarang. Eh api kok sekarang Line Group sepi ya? Ayo dong kalian sering kopdaran lagi! Continue reading

Advertisements

Awal Cerita..

Sering kali kami berdua dihadapkan pada pertanyaan dari daerah mana kami berdua berasal. Ketika kami menjawab, si penanya pasti langsung menebak dari mana kiranya kami berdua bertemu “Satu tempat kerja ya?” atau “Sama-sama bekerja di Surabaya ya?”. Saat kami menjawab “tidak”, kemudian tuduhan berikutnya adalah “Aaahh pasti dari facebook kan”. Mereka baru menyerah ketika kami sebut “dari komunitas blogger” dan kalimat pasrah yang terucap berikutnya adalah “Ya namanya juga sudah jodoh ya” atau bahkan “hah? Blogger itu apa sih?”.

Januari 2009, ajakan kopdar di burjo muncul dimilis Loenpia yang di share Mas Didut. Katanya ada tamu dari Surabaya yang mampir di Semarang. Di milis memang mas Didut tidak menyebut Angki, tapi balasan berikutnya Pepeng langsung tanya “blognya Angky apa?”. Mbuh maksudnya Pepeng apa, pokoknya malam itu Loenpia kopdar di Burjo Singosari Semarang.

Ini email ajakannya Mas Didut dan dari sinilah cerita di mulai

Ini email ajakannya Mas Didut dan dari sinilah cerita di mulai

Tanggal 8 Januari 2009 muncul tag di facebook untuk sebuah bukti foto kopdar di burjo. Tak berapa lama kemudian “Raden Mas Angkibukaningrat want to be your friend”, klik “confirm” dan bertemanlah kami. Continue reading

Nasi Goreng Sewajan

Namanya Nasi Goreng Jancuk, porsinya sewajan gede, pedasnya tinggal pilih tingkatan, berani makan sendirian?

Nasi Goreng Jancuk

Nasi Goreng Jancuk

Sejatinya nasi goreng ini diciptakan untuk dinikmati bersama teman atau keluarga ramai-ramai, namun jika anda ingin memakannya berdua saja siapkan perut anda. Nasi goreng ini tersedia dalam 2 paket, paket 1 pitcher seharga Rp. 132.000,00 dan paket 2 pitcher seharga 172.000,00.  1 paket terdiri dari 1 wajan besar nasi goreng dan 1 pitcher besar es teh.  Jika anda suka makanan pedas, maka cobalah paket 1 dengan hanya 1 pitcher minuman. Continue reading

Museum Tugu Pahlawan

Museum dari depan

Museum dari depan

Masih bersambung dari postingan jalan-jalan lalu, kali ini pembahasannya fokus ke Museum yang ada di Tugu Pahlawan. Museum Tugu Pahlawan ini letaknya masih satu komplek dengan Tugu Pahlawan. Jika kita masuk dari pintu depan Tugu, maka museum ini terletak di belakang Tugu. Museum ini buka dari Selasa-Jumat pada pukul 07.00-15.00 wib, sedangkan hari Sabtu dan Minggu dari jam 07.00-12.00 wib. Tiket untuk masuk ke museum adalah Rp. 5.000,00, sedangkan untuk masuk ke lapangannya saja tidak dipungut biaya atau gratis. Continue reading