Persiapan Acara Nikah

Masih lanjutan postingan sebelumnya, bahasannya tentang pernikahan karena ada banyak hal yang saya pengen bagi meski sudah banyak yang tau ya.. Tapi beberapa teman yang hampir mau akan mendekati persiapan pernikahan ini sedikit “memaksa” saya untuk bercerita. 😀 Semoga berguna untuk yang mau menikah.

Penentuan Tanggal

Awalnya adalah penentuan tanggal, bulan, dan tahun pernikahan tentu saja. Ini bisa diambil secara musyawarah dua keluarga atau satu keluarga saja dengan catatan keluarga yang bersangkutan lainnya menyetujui. Menurut adat yang saya anut, menentukan tanggal pernikahan ini rada ribet, meski semua tanggal, bulan, dan tahun baik. Tapi ada beberapa persyaratan yang harus ditaati. Kedua calon penganten kudu tahu hari pasaran mereka berdua lahir, berikutnya adalah “hari naas” atau hari kematian bapak atau ibu (jika ada) yang sudah meninggal. Biasanya orangtua kita sudah mencatat baik-baik kapan kita lahir, termasuk jam. Kalau bingung, anak yang lahir di atas jam 15.00 atau sesudah ashar, maka dia dihitung masuk ke hari pasaran berikutnya. Ada juga yang mengatakan pergantian hari ini dimulai setelah maghrib. Jika sudah mengetahui tanggal-tanggal tadi, lebih mudah kalau punya kitab betaljemur adammakna (kitab primbon) untuk menghitung sendiri kapan tanggal baik untuk menikah. Sedangkan untuk bulan dan tahun, bisa sekehendak calon penganten atau keluarga karena ini tidak membutuhkan hitungan khusus.

Tempat Acara

Setelah tanggal, bulan, dan tahun saya dapat, langkah berikutnya adalah mengurus ke KUA. Surat apa saja yang harus dipersiapkan? Akan saya ulas dipostingan berikutnya. Sambil pengurusan selesai, saya mencari restaurant yang sekiranya bisa dipakai untuk acara pernikahan. Kenapa saya lebih memilih di restaurant ketimbang di gedung? Karena saya berpikir dana yang saya keluarkan jauh lebih hemat. Kalau seandainya saya memilih gedung, maka saya harus mencari lagi katering yang pas selera. Tentu saja biaya yang dikeluarkan akan lebih banyak. Nah, karenanya saya memilih di restaurant, karena saya hanya membayar biaya makan per pax saja tanpa membayar biaya gedung. Kebetulan restaurant yang saya sewa tidak memasukkan paket dekorasi dan tata rias di paket pernikahannya. Tetapi ada juga restaurant yang menyediakan paket lengkap, mulai dari dekorasi, tata rias, baju pengantin, foto prewed dan wedding, MC, dan hiburan.

Tata Rias/Salon

Untuk tata rias, saya masih mempercayai Salon Otty yang berlokasi di Jl. Sriwijaya Semarang. Selain terkenal bagus, juga sudah turun temurun dipakai oleh keluarga. Mulai dari tante, kemudian tetangga dekat yang sudah saya anggap tante, dan saya sendiri. Soal harga benar-benar terjangkau, tetapi hasilnya saya puas! Untuk tata rias pengantin berkisar antara 2juta – 8juta, bergantung berapa banyaknya orang yang ikut dirias. Ohiya, di salon juga menyediakan kendi atau kotak tempat sumbangan. Bunga Booket juga biasanya ditawarkan dari salon, begitu juga dengan mobil penganten. Jika tidak ditawarkan, coba tanyakan.

Undangan

Pastikan dulu berapa jumlah undangan yang diundang. Ini memudahkan untuk pemesanan makanan. Design kartu undangan bermacam-macam. Datang ke percetakan tanpa konsep pun bisa. Biasanya percetakan punya banyak contoh undangan, bahkan beli undangan dan tinggal cetak nama pun ada. Kebetulan saya kemarin pakai design sendiri, jadi perlu sedikit waktu dari percetakan untuk mengcopy design saya. Harga undangan pun beragam. Tergantung jenis kertas yang dipakai, warna yang dipakai, dan tebal tipisnya ukuran kertas. Kalau di Semarang, saya dari dulu yang berhubungan dengan percetakan selalu mempercayakan pada Percetakan Bhinneka Putra di Jl. Bulu Stalan IIIA/383. Ohiya, cetak undangan ini jangan lupa sekaligus mencetak ucapan terimakasih untuk souvenir.

Souvenir

Untuk pemilihan souvenir, bisa beragam, tergantung kemauan calon pengantin. Usahakan untuk benda-benda yang bermanfaat. Pengalaman pemilihan souvenir yang saya lakukan adalah berdasar kebiasaan saya. Awalnya saya mencari pembatas buku karena saya suka membaca, namun pada praktiknya pembatas buku yang tersedia di pasaran tidak semua dengan kehendak saya. Rata-rata pembatas buku yang tersedia adalah berbentuk wayang dengan tangkai sejenis tusuk sate. Menurut saya tusuk satenya justru akan merusak buku. Saya mencari souvenir ini melalui browsing di internet, bahkan berlangganan situs weddingku.com. Susahnya mencari pembatas buku, maka saya beralih ke luggage tas atau name tag untuk tas. Saya berpikir ini akan berguna karena saya sering membutuhkan untuk penamaan tas sewaktu bepergian. Barang ini juga susah dicari. Akhirnya berdasar info dari Traju & Harihaka, saya putuskan untuk hunting ke Pasar Mester atau yang biasa dikenal dengan nama Pasar Jatinegara. Muter-muter melihat contoh souvenir, akhirnya teman kost saya mengatakan: “Kenapa gak boneka Teddy aja?”. Saya ambil Teddy Bear kecil dengan gantungan di atasnya yang bisa dipakai untuk gantungan hp. Harga pun harus keliling dulu untuk membandingkan. Sampai akhirnya saya dapat harga yang pas. Tips: Untuk souvenir, usahakan jangan membeli pas sesuai undangan. Sisakan supaya tidak bolak balik lagi membeli.

Katering

Untuk yang memilih restaurant sebagai tempat resepsi, pastinya sudah tidak perlu mencari katering lagi. Nah penghitungan katering adalah 2x lipat jumlah undangan. Misal undangan yang tersebar adalah 100, maka anda perlu memesan katering untuk 200 orang. Jangan lupa menghitung jumlah saudara yang diundang sekaligus anak yang sekiranya ikut hadir. Lebihkan juga untuk tamu yang mendadak hadir tanpa undangan, ini penting ketimbang anda malu karena makanan yang tersedia kurang sementara tamu yang hadir banyak.

Dekorasi

Untuk dekorasi, bisa datang ke tempat yang menyediakan dekorasi khusus atau menghubungi salon yang anda gunakan. Biasanya salon juga menyediakan dekor. Tetapi ada juga tempat resepsi yang sekaligus menyediakan dekor, seperti yang saya sampaikan di atas. Untuk gambar design nya, biasanya pendekor sudah punya foto-foto hasil kerja mereka. Biasa juga anda mendesign sendiri sesuai selera dan impian. Harga beragam. Mulai 1,5juta sampai 8juta. Yang mahal di sini adalah bunga segarnya. Semakin banyak bunga segar yang dipakai, semakin mahal pula harga dekorasinya. Untuk orang jawa biasanya tak lupa menggunakan Kembar Mayang, baik yang sekedar bunga atau buah, karena ada filosofinya.

Seserahan

Barang-barang seserahan disimbolkan bahwa sang calon penganten lelaki sudah sanggup membiayai keperluan calon penganten wanita. Isinya apa saja? Utamanya adalah apa saja yang biasanya dipakai calon penganten wanita mulai dari ujung rambut sampai kaki. Jumlah paketannya pun harus ganjil. Boleh juga disertakan barang yang dikehendaki calon penganten wanita. Contoh seserahannya: Peralatan mandi (mulai dari sabun, pasta gigi, sikat gigi, shampoo, sabun pembersih muka, handuk, dll sesuai yang biasa dipakai), Baju kerja/baju sehari-hari/baju pesta terserah tergantung keinginan, Baju dalaman, Sepatu/sandal, Kebaya bisa juga disertakan, Buah-buahan cukup 3 macam atau lebih juga boleh, pisang raja, Wajik & gemblong yang filosofinya adalah perekat kedua pasangan, bunga-bunga, dan daun suruh. Selebihnya terserah keinginan, yang penting jumlah paketannya ganjil. Semua itu dibeli dengan uang pemberian calon penganten pria. Bisa juga dibeli bersama atau penganten wanitanya membeli sendiri dengan sebelumnya meminta uang penganten pria dulu. Seserahan ini bisa diserahkan saat sebelum ijab atau kalau acara lamaran diadakan sehari sebelum ijab, maka seserahan ini juga bisa diserahkan saat lamaran.

Buku Tamu

Kalau buku tamu bisa dibeli di toko buku atau memesan pada salon. Tapi lebih mudah beli sendiri.

Wali Nikah

Untuk menjadi wali nikah adalah bapak kandung mempelai wanita. Jika bapak sudah tiada, maka susunannya adalah Kakek mempelai wanita (bapaknya bapak), lalu saudara kandung (baik kakak atau adik), kalau tidak punya urutan berikutnya adalah kakak atau adiknya bapak. Yang diutamakan adalah keluarga dari bapak terlebih dahulu.

Ijab Nikah

Yang dipersiapkan adalah saksi dan wali nikah. Saksi nikah di sini bisa siapa saja, jumlahnya 2 orang.

========================================================================================

Selain yang tersebut di atas, masih banyak lagi acara yang menyertai pernikahan.

Lamaran

Acara ini bisa diadakan sehari sebelum ijab kabul atau jauh-jauh hari. Inti dari acara ini adalah “nembung” atau “meminta”. Keluarga calon mempelai pria datang ke rumah calon mempelai wanita. Acara ini bisa juga digabung dengan acara “Ndodok Lawang” atau perkenalan kedua keluarga.

Masih banyak acara adat lainnya, tetapi karena saya tidak mengalami, jadi ya tidak bisa bercerita di sini. Untuk dana, biasanya melebihi budget karena banyak hal-hal kecil diluar dugaan. Bersiaplah untuk hal itu.

Intinya adalah banyak yang membantu, maka semakin berkurang beban kedua calon pengantin. Biasanya bala bantuan ini datang tak terduga, makanya berbaik hatilah pada setiap orang. Sabar juga harus tanpa batas. Jangan dengar apapun kata orang, termasuk saudara sendiri. Dari di sini kedekatan kita dengan sekitar biasanya terbuka, mana yang memang selama ini tulus dan mana yang basa basi.

Ketika sudah hari H, maka abaikan seluruh hal yang sekiranya tidak sesuai dengan keinginan kita. Nikmati acara, banyak senyum dan aura positif akan terpancar dengan sendirinya. Jangan lupa untuk berpuasa setidaknya 3 hari sebelum hari H atau seminggu sebelum hari H. Maksudnya adalah melatih kesabaran sekaligus mengamalkan ibadah sunah agar diberikan kelancaran sampai hari H oleh Gusti Allah.

Bergembiralah karena ini acara sekali seumur hidup. 😀

Advertisements

3 thoughts on “Persiapan Acara Nikah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s