Dilema, Taxi atau Ojek?

Tinggal di kota besar dengan lalu lintas yang super duper ramai memang kadang membuat kita jengkel. Banyak yang bilang “Tua di jalan” karena macet. Oke semua itu pilihan, pilihan untuk tinggal di kota besar ini atau tidak. Ada banyak sarana transportasi tersedia, tapi awas jangan terjebak dalam stres hanya karena kita salah pilih.

Taxi atau ojek? Dua pilihan ini sering mampir di benak saya ketika dihadapkan pada pilihan alat transportasi untuk menjangkau daerah yang tidak dilalui Trans Jakarta.

Taxi: Tinggal duduk nyaman, bebas debu, bayar sesuai argo, lebih makan waktu, lebih sering nyasar, nyetir ajrut-ajrutan.

Ojek: Bisa mempersingkat waktu, bisa nyelip kanan kiri, kena debu, jarang nyasar, ngebut.

Kalian pilih mana?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s