Membaca

Sudah berbulan-bulan saya meninggalkan kebiasaan membaca novel, bahkan tahun kemarin saya lebih banyak membeli kemudian menumpuk daripada membacanya. Ketika saya mulai merasa harus banyak membaca lagi, saat itulah saya sadar bahwa novel yang saya beli kemarin rata-rata buku yang sebenarnya kurang saya suka.

Awal tahun ini saya sudah membukanya dengan meneruskan novel yang tahun kemarin hanya sempat saya baca sedikit. Novel awal tahun adalah 5 cm, kemudian disusul Joker, Kicau Kacau, dan sekarang masuk novel ke-4, yaitu 2 karya Donny Dhirgantoro. Tidak ada target berapa banyak novel yang harus saya baca, setidaknya saya berusaha membaca novel yang sudah saya beli tahun kemarin. Semoga dalam sebulan setidaknya saya mampu membaca 2 buku.

Toilet memang tempat yang nyaman untuk membaca :p

Advertisements

Dilema, Taxi atau Ojek?

Tinggal di kota besar dengan lalu lintas yang super duper ramai memang kadang membuat kita jengkel. Banyak yang bilang “Tua di jalan” karena macet. Oke semua itu pilihan, pilihan untuk tinggal di kota besar ini atau tidak. Ada banyak sarana transportasi tersedia, tapi awas jangan terjebak dalam stres hanya karena kita salah pilih.

Taxi atau ojek? Dua pilihan ini sering mampir di benak saya ketika dihadapkan pada pilihan alat transportasi untuk menjangkau daerah yang tidak dilalui Trans Jakarta.

Taxi: Tinggal duduk nyaman, bebas debu, bayar sesuai argo, lebih makan waktu, lebih sering nyasar, nyetir ajrut-ajrutan.

Ojek: Bisa mempersingkat waktu, bisa nyelip kanan kiri, kena debu, jarang nyasar, ngebut.

Kalian pilih mana?

Lupa Password atau Males Posting?

Berapa banyak blog yang kalian miliki? 1 atau 2 atau hampir semua blog kalian punya? Berapa yang masih bertahan? Berapa yang kalian masih sering update? Masih ingat password dan username nya semua kah? Beberapa pertanyaan yang sering dilontarkan beberapa teman blogger yang masih bertahan nge-blog.

Isi dari blog itu bermacam-macam. Ada yang konsisten dengan satu tema, ada yang bermacam-macam tema tumplek blek jadi satu dengan semboyan “biarin acak adul yang penting ingat password dan masih update”, ada juga yang punya banyak blog dan masing-masing akun punya fungsi sendiri-sendiri. Continue reading

Pindahan Rumah Gratisan

“Namanya juga numpang ditempat gratisan, jadi logikanya harus siap diusir kapan saja”

Harusnya sejak awal bertengger di co.cc saya sudah bersiap-siap untuk hal terburuk. Seperti kata orang, sudah gratisan, masak mau enaknya sendiri, mau bertahan lama lagi. Bayar dong! Oke, saya telat pindahan dan mewaspadai hal tersebut terjadi, alhasil blog saya di co.cc lenyap begitu saja. Kata seorang teman dekat, sebenarnya postingan saya tidak hilang, jadi dia tersimpan aman dihosting tempat saya bernaung.

Masalah tidak begitu saja terselesaikan, teman saya yang notabene pemilik hosting ternyata sedang sibuk & saya takut menganggunya. Mungkin lain waktu kala dia sedang santai & saja juga, saya akan segera mengeksekusi kembali tulisan lama yang sebenarnya beberapa postingan itu memalukan untuk dibaca lagi.

Selamat datang & terimakasih sudah mampir 😀